HERMENEUTIKA OTORITATIF KHALED M. ABOU EL FADL: METODE KRITIK ATAS PENAFSIRAN OTORITARIANISME DALAM PEMIKIRAN ISLAM

  • Nasrullah Nasrullah STAI Auliaurrasyidin, Jl. Gerilya Parit 6 Tembilahan-Riau

Abstract

This paper deals with Abou El Fadl’s hermeneutical-authoritative concept. The hermeneutical athouritative emerges as an anti-thesis to all authoritative-interpretative concepts in Islamic thought. The authoritative- interpretative concept established on God’s name interpretation. This kind of interpretation claims that interpretation is an absolute right, without comropmizing with the interpretation of meaning with values of justice and contemporary issues of humanity, such as gender, jihâd issue and practice of democracy concept in Moslem countries.

Kata Kunci:    hermeneutika otoritatif,  penafsiran otoritarianisme, pemikiran Islam, hukum Islam, jender

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abou El Fadl, Khaled M. 2003a. Speaking in God’s Name: Islamic Law, Authority, and Women. Oxford: Oneworld Publications.
____. 2003b. Melawan Tentara Tuhan: Yang Berwenang dan Sewenang-wenang dalam Wacana Islam. Alih bahasa oleh Kurniawan Abdullah. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
____. 2004. Atas Nama Tuhan: Dari Fikih Otoriter ke Fikih Otoritatif. Alih bahasa oleh R. Cecep Lukman Yasin. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
Abû Zayd, Nasr Hamîd. 1994. Naqd al-Khitâb al-Dînî, Kairo: Sina li al-Nashr.
Abdullah, Amin. 2004. “Pendekatan Hermeneutik dalam Studi Fatwa-fatwa Keagamaan”, dalam kata pengantar Khaled M. Abou El Fadl, Atas Nama Tuhan: Dari Fikih Otoriter ke Fikih Otoritatif. Alih bahasa oleh R. Cecep Lukman Yasin. Jakarta: Serambi Ilmu Semesta.
Arkoun, Mohammed. 1994. Rethinking Islam: Common Questions, Uncommon Answers. Trans. Robert D. Lee. Oxford: Westview.
____. 2002. Al-Fikr al-Ushûlî wa Istihâlat al-Ta’sîl: Nahwa Târikh Âkhar li al-Fikr al-lslâmî. Alih bahasa oleh Hasyim Shalih. Beirut: Dâr al-Sâq.
Asmin, Yudian W. 2001. “Hassan Hanafi Mujaddid Abad Ke-15”, dalam Kata Pengantar buku Hassan Hanafi, Turas dan Tajdid: Sikap Kita terhadap Turas Klasik. Alih bahasa oleh Yudian W. Asmin. Yogyakarta: Titian Ilahi Press dan Pesantren Pascasarjana Bismillah Press.
Assyaukanie, A. Luthfi. 1998. “Tipologi dan Wacana Pemikiran Arab Kontemporer”. Paramadina, Vol. I, No. I, Juli-Desember.
Billa, Mutamakkin. 2005. Kritik-kritik Khaled M. Abou El Fadl atas Otoritarianisme dalam Diskursus Hukum Islam Kontemporer. Tesis tidak diterbitkn. Yogyakarta: PPs UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Bleicher Josef. 2003. Hermeneutika Kontemporer: Hermeneutika Sebagai Metode, Filsafat, dan Kritik. Alih bahasa oleh Ahmad Norma Permata.Yogyakarta: Fajar Pustaka Baru.
Misrawi, Zuhairi. 2005. “Khaled Abou El Fadl Melawan atas Nama Tuhan”. Perspektif Progresif, Edisi Perdana Juli-Agustus.
Palmer, Richard E. 2003. Hermeneutika: Teori Baru Mengenai Interpretasi. Alih bahasa oleh Musnur Hery dan Damanhuri Muhammad. Yogyakarta: Pustaka Pelajar.
Romli, M. Guntur. 2005. “Membongkar Otoritarianisme Hukum Islam: Memahami Syari’at Sebagai Fikih Progresif”. Perspektif Progresif, Edisi Perdana Juli-Agustus.
Sirry, Mun’im A., 2005. “Islam, Teks Terbuka dan Pluralisme: Interpretasi atas Interpretasi Khaled Abou El Fadl”. Perspektif Progresif, Edisi Perdana Juli-Agustus.
Misrawi Zuhairi. 2005. Wawancara dengan Khaled M. Abou El Fadl. Perspektif Progresif, Edisi Perdana Juli-Agustus.
Published
2008-08-15
How to Cite
Nasrullah, N. (2008, August 15). HERMENEUTIKA OTORITATIF KHALED M. ABOU EL FADL: METODE KRITIK ATAS PENAFSIRAN OTORITARIANISME DALAM PEMIKIRAN ISLAM. HUNAFA: Jurnal Studia Islamika, 5(2), 137-150. https://doi.org/https://doi.org/10.24239/jsi.v5i2.160.137-150